TagBermalasmalaskemudian

Bermalas-malas kemudian

Hari libur menjadi alasan bagi saya untuk tidak bangun terlalu pagi. Terlebih jika saya sedang berhalangan shalat. Saya bisa bangun setengah 6 hihihi (jangan ditiru ya ✌) bahkan lebih (nah lho 😅). Eh tapi, karena wajah anak-anak terlalu kuat membayangi mimpi saya, jadi saya langsung cepat bangun. Saya harus menyiapkan sarapan. Meskipun hanya menggoreng tempe atau telur. Setidaknya ketika mereka lapar ada yang bisa mereka nikmati. Setelah itu? Dengan gerakan lamban (maksudnya malasss 😁) melakukan aktifitas lainnya. Dannn, ketika itu […]

Continue Reading