Alhamdulillah

Pernah mengeluh karena kurang jalan-jalan ke tempat wisata? Ngga pergi bareng teman-teman saat tahun baru? Dan, selama liburan sekolah anak-anak lebih banyak mengerjakan pekerjaan rumah?

Coba, pandangan itu dialihkan dari tampilan status kebanyakan orang yang sedang berlibur, pamer makanan, dan bercerita tentang kebahagiannya yang tanpa segan diumbar di dunia maya. Jangan kunjungi sosial media mu. Tapi, berkunjunglah ke rumah sakit. Tengoklah saudara, teman, atau mungkin tetangga yang sedang sakit. Lihat mata mereka. Tatap dalam-dalam. Mereka bisa kembali pulang ke rumah adalah hal besar yang sangat dirindukan. Karena sejatinya bagi mereka yang sedang sakit, menjadi sehat jauh lebih berharga.

Bisa duduk tanpa mengeluh ada yang sakit, makan nikmat sampai habis, tidur berselimut mimpi indah, menghirup udara tanpa kesakitan, seharusnya itu yang tidak boleh lupa untuk selalu disyukuri. Bukan hanya ketika bisa jalan-jalan mewah lalu baru bersyukur. Ingat, ketika bisa kembali bernafas setelah bersin pun merupakan nikmat hidup yang tidak boleh dilupakan.

Uang bukan hal mewah lagi yang terus dipegang erat. Bahkan harta benda lainnya pun turut dipertaruhkan untuk biaya pengobatan. Semuanya adalah demi kembali sehat. Sakit pun bukan hanya milik mereka yang berbaring tak berdaya di ruang ICU, PICU atau ruangan darurat lainnya. Tapi, juga keluarga. Perasaan mereka pun sakit karena harus melihat orang yang disayangi berbaring tak berdaya. Ruang tunggu alakadarnya dan lebih nyaman beralas tikar, akan menjadi teman dekatnya. Berkumpul dengan orang baru yang bernasib sama seperti saling menguatkan secara tidak langsung. Saling bertanya kabar yang sakit, berapa biaya yang sudah dihabiskan, barang apa saja yang sudah dijual, dan berbagai hal yang bisa membuat mereka bisa tetap saling bicara untuk mengalihkan lara.

Alhamdulillah. Perbanyaklah bersyukur meski lebih sering berada di rumah menyaksikan dari balik hordeng tetangga mu pergi tamasya. Bersyukurlah meski hanya secuil kesenangan yang kau rasakan. Bersyukurlah dan bersyukurlah.

🤲

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *