Moms, bagaimana kondisi kulkasnya? Rapi, bersih, atau malah sebaliknya?
Kira-kira berapa minggu sekali, sih dibersihkan? Atau malah sampai lupa dibersihkan? Hihihi… Hayoloooh jangan sampai menumpuk barang terlalu lama ya moms. Alhamdulillah kalau saya punya pengingat pribadi 😆. Yup, siapa lagi kalau bukan suami. Jadi, sebelum pergi untuk belanja mingguan, suami biasanya cek dan ricek kulkas. Memastikan barang apa saja yang kira-kira sudah waktunya keluar kulkas dan masih aman dikonsumsi jangka panjang.
Kulkas saya alhamdulillah ukurannya kecil, 1 pintu, dan hadiah pernikahan dari kantor. Kok alhamdulillah? Iya, karena alhamdulillah memiliki tempat yang bisa digunakan untuk menyimpan sayur ketika tidak habis dimakan, menyimpan daging, ayam, ikan, dan sea food lainnya yang tidak langsung dimasak, jika panas terik ada minuman dingin, dan kelebihan lain yang tak pantas untuk dipungkiri.
Meskipun, saya dan suami harus bekerjasama membersihkan bongkahan Es yang menumpuk 2 minggu sekali. Eits, sampai lupa. Karena bongkahan es itu juga-lah saya bisa memberikan gambaran salju kepada naurania (naura dan rania) bagaimana salju di kutub utara sana. Bagaimana dinginnya dan bersihnya salju. Ya walaupun saya sendiri juga belum pernah melihat salju 😂. Tentunya kurang lebih sama lah ya. Hehehehe…
Mood untuk membersihkan kulkas biasanya muncul secara tiba-tiba. Dan ketika telah muncul maka tidak boleh diacuhkan. Saya pun perlahan menata ulang tatanan isi kulkas yang sudah berantakan. Mulai dari rak atas sampai bawah. Pinggiran pintu pun tak boleh terlewatkan. Nah, biasanya kalau sudah rapi mata pun enak memandangnya. Jadi sering membuka kulkas hihihi…
Bertahan berapa lama? Jadi, isinya akan kembali seperti sediakala (maksudnya aslinya berantakan 😂) jika stock makanan di rumah tiba-tiba membludak. Mau tidak mau jika tidak habis maka akan dimasukkan ke kulkas. Dan begitu seterusnya sampai kulkasnya mungkin berkata “lelah”.
Sepele ya moms? Tapi, bagi kami kulkas menjadi salah satu barang berharga yang harus kami jaga.
#Day9