Endog bukan sembarang endog, inilah dia endog lewo. Hihihihi …
Kenapa dinamakan endog? Karena, bentuknya bulat menyerupai telur. Sedangkan Lewo sendiri merupakan nama daerah makanan itu diproduksi, yaitu kampung Lewo, di kecamatan Malambong, Garut.
Endog Lewo bahan dasar singkong. Pada mulanya saya enggak terlalu berani menaruh harapan bahwa camilan ini enak. Ya, karena sekadar ingin tahu saja makanya saya beli. Namun, keraguan saya terpatahkan begitu saya mencoba untuk pertama kalinya. Sebagai pencinta pedas, saya tertarik untuk mencicipi yang rasa pedas dulu saat itu. Menyesal juga, sih kenapa enggak beli yang enggak pedas juga.
Endog Lewo memiliki terkstur kering. Menciptakan kebisingan di setiap gigitannya. Kriuk kriuk. Pokoknya tenang, enggak sekeras batu kok. Hehehe… Selain itu, rasanya gurih dan rasa singkongnya juga terasa.
Endoh lewo sangat pas dijadikan camilan sambil nonton TV, camilan saat hujan, pendamping makan mi rebus, bahkan pendamping nasi hangat juga cocok, lho.
Jadi, gimana? Penasaran enggak mau coba juga?
Selamat ngemil ❤