Semua Orang Memiliki Privasi

Privasi adalah kondisi seseorang yang tidak ingin dilihat atau dipublikasikan dan diikuti oleh orang lain. Dirinya membutuhkan ruang lantaran ingin menikmati waktu tanpa gangguan. Gangguan yang dimaksud dapat mengarah pada faktor lingkungan, baik di rumah atau di luar rumah.

Ranah privasi tentu saja beragam. Semisal mengenai seseorang yang tidak mengizinkan buku diary-nya dibaca oleh teman, kakak, adik, apalagi bapak dan ibunya sendiri.

Seseorang yang tidak ingin difoto atau divideo juga bagian dari keinginan untuk melindugi privasi. Itu artinya merekam dan memotret orang lain yang tidak dikenal atau bahkan dikenal pun, terlebih tanpa meminta persetujuan sebelum diunggah ke Media Sosial termasuk melanggar privasi.

Alih-alih akan dianggap lucu dan menarik. Bagaimana jika yang disebarluaskan justru mempermalukan? Jika memang ada yang janggal atau di mata kita salah, bukankah lebih baik disampaikan secara langsung agar dapat segera dibenahi? Dengan begitu aibnya pun akan terjaga.

Lain cerita jika yang disebarluaskan perihal kecelakaan, pencurian, kebakaran, atau hal-hal darurat lainnya yang memang wajib diinformasikan pada khalayak. Maka hal itu tidak dapat ditunda lagi. Namun, tetap ada norma-norma yang harus dijaga.

Tentu teman-teman pernah melihat video atau foto pemeran seni (biasanya Korea Selatan) yang berseliweran di Media Sosial. Setiap kru drama atau warga yang tidak sengaja terabadikan di dalam moment bersama ‘bintangnya’, lebih sering hanya ‘bintangnya’ yang dipertegas dan lebih dari itu justru disamarkan (diblur wajahnya). Hal itu merupakan bagian dari menjaga privasi. Terlepas apakah memang ada aturan ketat yang wajib dipatuhi oleh setiap warganya atau memang rasa saling menghormatinya yang cukup tinggi, tapi yang pasti di antara pengunggah foto atau video telah memahami suatu privasi.

Di tengah perubahan dan perkembangan zaman yang tidak bisa dibendung, sebagai makhluk sosial memang selayaknya tetap memegang teguh rasa saling menghormati privasi. Tidak semua yang diketahui harus dipertontonkan pada khalayak ramai. Selama itu sekadar berlandaskan teori lucu, ada yang aneh, menarik, dan ingin viral, maka informasinya cukup sampai di kamu saja.

Semoga teman-teman dapat menjaga privasi pribadi maupun orang lain, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *